NEWS UPDATE :  

Berita

Tembus Seleksi Nasional, MTsN 2 Palangka Raya Melaju ke Tahap II ZI-WBK

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Palangka Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Madrasah ini berhasil meraih status Memenuhi Syarat (MS) dalam Desk Evaluasi Tahap I sebagai Satuan Kerja Pilot Project Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.


Keberhasilan tersebut didasarkan pada hasil evaluasi Tim Penilai Internal (TPI) yang menilai berbagai indikator penting. Di antaranya adalah kematangan pembangunan zona integritas minimal selama satu tahun, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) minimal B/BB, capaian kinerja tahun 2025 minimal 100 persen, serta kepatuhan pelaporan LHKAN yang meliputi LHKPN dan SPT dengan capaian 100 persen.

Selain itu, MTsN 2 Kota Palangka Raya juga dinyatakan memenuhi kriteria karena tidak memiliki temuan pengawasan maupun sisa tindak lanjut hasil pemeriksaan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat seluruh jajaran madrasah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, HM Yusi Abdhian, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Selamat dan sukses kepada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Palangka Raya atas pencapaiannya sebagai Satuan Kerja Pilot Project ZI-WBK dengan status Memenuhi Syarat (MS) pada Desk Evaluasi Tahap I Tahun 2026 dari Itjen Kemenag RI,” ujarnya di Palangka Raya, Sabtu (25/4/2026).

Capaian ini juga didasarkan pada Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Nomor B-211/B.IV/OT.00.3/3/2026 tanggal 31 Maret 2026 yang menjadi dasar pelaksanaan evaluasi dan penetapan hasil Desk Evaluasi Tahap I.
Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya, Murjani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam membangun zona integritas di lingkungan madrasah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh warga madrasah.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi seluruh civitas madrasah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga integritas dalam setiap aspek kinerja,” ujar Murjani.

Secara nasional, dari 121 satuan kerja yang diusulkan sebagai Pilot Project ZI-WBK, sebanyak 56 satuan kerja dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 65 lainnya belum memenuhi syarat (TMS). Hal ini menunjukkan bahwa persaingan dalam mewujudkan zona integritas sangat ketat dan membutuhkan kesungguhan dari setiap satuan kerja.

Dengan lolosnya MTsN 2 Kota Palangka Raya pada tahap I, madrasah ini berhak melanjutkan ke tahap II. Pada tahap berikutnya, penilaian akan meliputi Lembar Kerja Evaluasi (LKE), validasi hasil survei Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) dan Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP), penilaian inovasi dan branding, hingga wawancara virtual.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga MTsN 2 Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan komitmen dalam pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.

Dengan semangat integritas dan pelayanan prima, MTsN 2 Kota Palangka Raya optimistis dapat melanjutkan langkah ke tahap berikutnya dan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2026.

(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)