Panen Perdana Rumah Jamur, MTsN 2 Kota Palangka Raya Hasilkan 15,118 Kg Jamur Tiram
MTsN 2 Kota Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan nyata dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA). Salah satu implementasi dari proyek tersebut adalah pembangunan dan pengelolaan rumah jamur, yang telah berhasil melakukan panen perdana pada Selasa (29/7/2025).
Panen perdana rumah jamur ini berhasil menghasilkan sebanyak 15,118 kilogram jamur tiram segar. Dari hasil tersebut, pihak madrasah berhasil memperoleh pemasukan sebesar Rp598.000 dari penjualan jamur kepada warga madrasah.
Koordinator Rumah Jamur, Shanti, menyampaikan bahwa panen ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah yang terlibat dalam proyek, mulai dari proses pembuatan baglog, perawatan jamur, hingga proses panen dan pemasaran.
“Kami sangat bangga karena peserta didik benar-benar aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan kegiatan,” ungkap Shanti.
Ia menambahkan bahwa proyek rumah jamur ini tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerja keras, mandiri, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Nilai-nilai inilah yang menjadi tujuan utama dari pelaksanaan P5-PPRA di madrasah kami,” ujarnya.
Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya, Murjani, mengapresiasi panen perdana tersebut dan berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi peserta didik dalam membangun karakter dan semangat kewirausahaan sejak dini.
“Proyek seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sekaligus karakter Pancasila yang kuat dalam diri anak-anak kita,” tuturnya.
Murjani juga menyampaikan bahwa hasil panen akan terus dikembangkan, baik dari segi kualitas produksi maupun strategi pemasarannya. Ia berharap rumah jamur madrasah ini bisa menjadi salah satu ikon kegiatan unggulan berbasis karakter dan keterampilan hidup (life skill).
Panen perdana ini juga menjadi momen refleksi bagi tim guru untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi. Beberapa ide baru pun mulai muncul, seperti pengolahan jamur menjadi makanan siap saji dan pengemasan produk yang lebih menarik agar nilai jual semakin tinggi.
Ke depan, MTsN 2 Kota Palangka Raya berencana memperluas proyek serupa ke bidang lain yang relevan dengan nilai-nilai P5-PPRA. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga tempat praktik nyata dalam membentuk karakter unggul dan berdaya saing.
(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)