NEWS UPDATE :  

Berita

Densus 88 Sosialisasikan Pencegahan Terorisme kepada MPK, OSIM, PIK-R, dan PMR di MTsN 2 Kota Palangka Raya

MTsN 2 Kota Palangka Raya menerima kegiatan sosialisasi dari Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah yang ditujukan kepada organisasi peserta didik di madrasah, meliputi Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), PIK-R Citra Mandiri, dan Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah dan diikuti dengan antusias oleh para peserta. Senin (19/1/2026).

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini di lingkungan madrasah. Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan bangsa.

Dalam penyampaiannya, tim Densus 88 memberikan materi seputar pengenalan ciri-ciri paham radikal, cara penyebarannya, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Peserta didik juga diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 2 Kota Palangka Raya, H. Syahrani, yang hadir mewakili Kepala Madrasah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah atas kesediaannya memberikan edukasi langsung kepada peserta didik.

H. Syahrani menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, cinta tanah air, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat relevan dan penting untuk membentengi peserta didik dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta didik dapat memahami bahaya radikalisme dan terorisme, serta mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan damai di lingkungan madrasah maupun masyarakat,” ujar H. Syahrani dalam statemennya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi peserta didik di MTsN 2 Kota Palangka Raya untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana madrasah yang aman, nyaman, dan harmonis. Organisasi siswa diharapkan mampu menjadi contoh dalam bersikap toleran, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai persatuan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan, termasuk saat sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait cara mengenali paham radikal di lingkungan sekitar serta langkah yang harus dilakukan apabila menemui indikasi tersebut.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh paham ekstrem. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara madrasah dan aparat keamanan dalam upaya pencegahan terorisme sejak usia pelajar.

(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)