Bangun Generasi Moderat, MTsN 2 Kota Palangka Raya Hadirkan Densus 88 dalam Rabu Ceria
MTsN 2 Kota Palangka Raya kembali menggelar program Rabu Ceria sebagai salah satu kegiatan pembinaan karakter peserta didik. Pada kesempatan kali ini, madrasah bekerja sama dengan Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada peserta didik terkait pencegahan radikalisme dan terorisme di lingkungan pelajar. Rabu (14/1/2026).
Kegiatan Rabu Ceria tersebut dilaksanakan di halaman MTsN 2 Kota Palangka Raya dan diikuti dengan antusias oleh peserta didik dari berbagai tingkat kelas. Kehadiran tim Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini, karena peserta didik mendapatkan pemahaman langsung dari aparat yang berkompeten di bidang pencegahan terorisme.
Dalam penyampaian materinya, tim Densus 88 menekankan pentingnya membangun sikap saling menghormati antar sesama. Peserta didik diingatkan untuk tidak pernah membully orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial, karena perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius dan memicu konflik berkepanjangan.
Selain itu, Densus 88 juga mengingatkan agar peserta didik tidak pernah menghina suku, ras, maupun latar belakang orang lain. Sikap saling menghargai dalam keberagaman dinilai sebagai benteng utama untuk mencegah tumbuhnya paham intoleransi yang dapat berkembang menjadi radikalisme.
Pesan penting lainnya yang disampaikan adalah agar peserta didik tidak bercanda secara berlebihan kepada orang lain, terutama candaan yang mengandung unsur kekerasan, kebencian, atau ujaran yang tidak pantas. Hal tersebut dapat disalahartikan dan berpotensi menimbulkan permasalahan hukum maupun sosial.
Tim Densus 88 juga menegaskan agar peserta didik berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan aplikasi percakapan. Peserta didik diingatkan agar tidak sampai terlibat dalam grup-grup yang mengarah pada radikalisme, karena aparat siber, termasuk Cyber Crime Jakarta, secara aktif memantau dan menindak jaringan yang terindikasi menyebarkan paham terorisme.
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan pula peringatan agar nama MTsN 2 Kota Palangka Raya tidak tercoreng akibat keterlibatan peserta didik dalam grup atau aktivitas daring yang berbahaya. Oleh karena itu, peserta didik diminta untuk selalu selektif dan bijak dalam berinteraksi di dunia maya.
Tidak kalah penting, Densus 88 mengingatkan peserta didik untuk berhati-hati dalam bermain game online. Saat ini, banyak game yang menyertakan undangan grup dari orang yang tidak dikenal, yang ternyata dapat terhubung dengan jaringan terorisme atau radikalisme.
Melalui program Rabu Ceria ini, MTsN 2 Kota Palangka Raya berharap peserta didik memiliki kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan pergaulan, baik di dunia nyata maupun dunia digital, agar terhindar dari pengaruh negatif.
Kerja sama antara MTsN 2 Kota Palangka Raya dan Densus 88 Anti Teror Kalimantan Tengah ini menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan berkarakter, serta mendukung upaya pencegahan radikalisme di kalangan generasi muda.
(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)
Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kota Palangka Raya