Perkuat Kurikulum Berbasis Cinta, MTsN 3 Banjarmasin Belajar ke MTsN 2 Palangka Raya
MTsN 3 Kota Banjarmasin melaksanakan kegiatan studi tiru ke MTsN 2 Kota Palangka Raya dalam rangka peningkatan kompetensi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi kurikulum yang menekankan nilai kasih sayang, karakter, dan budaya positif di lingkungan madrasah. Rabu (17/12/2025).
Rombongan MTsN 3 Kota Banjarmasin disambut langsung oleh Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya, Murjani, beserta jajaran pimpinan madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kolaborasi dan saling belajar antar madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya, Murjani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan MTsN 3 Kota Banjarmasin yang memilih MTsN 2 Kota Palangka Raya sebagai tujuan studi tiru. Ia menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan yang menempatkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan keteladanan sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.
“Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi bagaimana guru dan tenaga kependidikan mampu menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi peserta didik. Kami berharap praktik baik yang telah kami terapkan dapat memberikan manfaat dan inspirasi,” ujar Murjani.
Kegiatan studi tiru ini diisi dengan pemaparan materi dan praktik implementasi KBC yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 2 Kota Palangka Raya, Sutran Adi Siswono. Ia menjelaskan konsep dasar KBC, strategi penerapan dalam pembelajaran, serta peran guru dan tenaga kependidikan dalam membangun budaya madrasah yang positif.
Sutran Adi Siswono juga memaparkan berbagai program pendukung KBC yang telah dijalankan di MTsN 2 Kota Palangka Raya, mulai dari perencanaan pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, hingga evaluasi yang menitikberatkan pada aspek sikap dan perilaku selain aspek kognitif.
Para guru dan tenaga kependidikan MTsN 3 Kota Banjarmasin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan tingginya minat untuk mengadopsi dan menyesuaikan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah masing-masing.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara MTsN 2 Kota Palangka Raya dan MTsN 3 Kota Banjarmasin, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas sumber daya manusia madrasah.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lingkungan madrasah serta dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang humanis, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta.
(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)