Monitoring ANBK Utama, Jumikun Apresiasi Kesiapan MTsN 2 Kota Palangka Raya
MTsN 2 Kota Palangka Raya melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) utama yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan yang menjadi program nasional ini bertujuan untuk mengukur mutu pendidikan melalui penilaian kemampuan literasi membaca, numerasi, serta karakter peserta didik.
Dalam pelaksanaan ANBK utama tersebut, Pengawas Pembina MTsN 2 Kota Palangka Raya, Jumikun, hadir secara langsung untuk melakukan monitoring. Kehadirannya bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur, tertib, dan lancar tanpa hambatan teknis maupun non-teknis. Selasa (26/8/2025).
Monitoring dilakukan sejak awal pelaksanaan dengan meninjau kesiapan ruang laboratorium komputer, perangkat yang digunakan, hingga sistem jaringan internet yang mendukung jalannya ANBK. Jumikun menyampaikan apresiasinya terhadap keseriusan pihak madrasah dalam mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan nonteknis untuk kelancaran asesmen.
Ia juga memberikan arahan kepada panitia penyelenggara, proktor, teknisi, dan pengawas ruang agar tetap menjaga integritas serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Hal ini penting agar hasil asesmen benar-benar mencerminkan capaian kompetensi peserta didik secara objektif.
“ANBK bukan hanya sekadar ujian, tetapi sebuah instrumen evaluasi pendidikan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kita berharap semua peserta dapat mengerjakan soal dengan baik dan percaya diri,” ungkap Jumikun saat memberikan arahan.
Kepala MTsN 2 Kota Palangka Raya, Murjani, menyambut baik monitoring yang dilakukan oleh pengawas pembina. Ia menilai bahwa kehadiran Jumikun menjadi bentuk dukungan dan perhatian dari Kementerian Agama terhadap kualitas pelaksanaan ANBK di madrasah.
Menurut Murjani, pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan jauh-jauh hari, mulai dari gladi bersih, pengecekan perangkat, hingga pendampingan bagi peserta didik. Hal ini dilakukan agar saat pelaksanaan ANBK utama, peserta dapat fokus dan lebih siap menghadapi soal-soal asesmen.
Jumikun berharap hasil ANBK tahun ini dapat menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Hasil ANBK akan memberikan gambaran yang jelas tentang sejauh mana kemampuan literasi, numerasi, serta karakter peserta didik. Dari sana, kita bisa menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah,” tambahnya.
(Anastas Khumaini/Foto Humas MTsN 2 Kota Palangka Raya)